Blogger Widgets

22 Mei, 2012

liburan di Kota Samarinda

Berbicara tentang kota Samarinda, sepertinya saya harus memperkenalkan kota tercinta saya ini dulu
Kota Samarinda dibentuk dan didirikan pada tanggal 21 Januari 1960, berdasarkan UU Darurat No. 3 Tahun 1953, Lembaran Negara No. 97 Tahun 1953 tentang Pembentukan daerah-daerah Tingkat II Kabupaten/kotamadya di Kalimantan Timur. Samarinda adalah ibu kota dari provinsi Kalimantan Timur dengan luas wilayah 718 km², Samarinda terletak di wilayah khatulistiwa dengan koordinat di antara 0°21'81"–1°09'16" LS dan 116°15'16"–117°24'16" BT.  Dan dihuni oleh 726.223 jiwa (menurut sensus tahun 2010), dengan latar belakang penduduk yang beraneka ragam. Penduduk kota samarinda menganut 6 macam agama, yaitu Islam, Katolik, Protestan, Buddha, Hindu, Kong Hu Cu. Dan Samarinda juga mempunyai beragam suku bangsa, yaitu Kutai, Banjar, Dayak, Bugis, Jawa, Toraja, Sunda, Minang, Tionghoa. Yang sebenarnya suku asli Samarinda adalah Suku Dayak, Suku Kutai dan Suku Banjar

Maskot kota samarinda itu..... hayo ada yang tau gak? Haha 
Maskot kota Samarinda itu ikan Pesut Mahakam. Tapi, di sepanjang sungai Mahakam kota samarinda tidak terlihat lagi keberadaan Pesut Mahakam tersebut. Bisa ditebak kan sebabnya apa?  Yep, karena terdesak dengan kemajuan kota Samarinda dan akhirnya mereka pindah ke Hulu sungai Mahakam. Dan sedihnya lagi, populasi mereka semakin menurun setiap tahunnya. Bahkan menurut pernelitian, Pesut Mahakam sekarang hanya tinggal 50 ekor.
Oh iya..  masalah tentang sampah,  pemerintah kota memfungsikan lahan di kec. Samarinda Ulu di TPA Bukit Pinang yang berjarak 15 km dari pusat kota. Ya, hampir semua sampah masyarakat Samarinda di buang  ke TPA Bukit Pinang.
Alright that’s it tentang perkenalan saya tentang kota tercinta saya ini.

Dari perkenalan diatas, bisa di liat kan Samarinda punya banyak potensi? Yap, yang jika dapat di manfaatkan secara maksimal akan menjadikan kota Samarinda jauh lebih eksotis dari Ibu kota Indonesia.
Berbicara tentang pariwisata di Kota Samarinda, Samarinda punya banyak objek wisata yang eksotis. Mulai dari objek wisata alam, wisata budaya, bahkan wisata religi.­­­ 

Objek wisata alam kota Samarinda yaitu Air terjun Tanah Merah, Air terjun Berambai, Air terjun Pinang Seribu dan Kebun Raya Unmul Samarinda yang terdapat atraksi danau alam, kebun binatang dan panggung hiburan, Juga ada penangkaran buaya di Makroman yang berjarak sekitar 10 km ke arah timur dari pusat kota.
Untuk objek wisata religi, yaitu Masjid Shiratal Mustaqiem yang merupakan masjid tertua di Samarinda dan Masjid Islamic Center Samarinda yang merupakan urutan ke-7 dalam nominasi “Tempat Ibadah Terindah Di Dunia”. Dan ada juga, objek wisata ziarah yaitu Makam La Mohang Daeng Mangkona yang merupakan pendiri Kota Samarinda yaitu terletak sekitar 10 km ke arah barat kota Samarinda, terdapat goa Maria di Rumah Retret Bukit Rahmat, Loa Janan.
 masih banyak lagi tempat tempat menarik di kota samarinda, tapi tentu saja hal seindah ini jangan di nikmati sendiri, liburan bersama teman-teman akan lebih asik, dan lebih memiliki moment yang indah dibandingkan liburan sendiri

15 Februari, 2012

Iip Jumsari, Kakek Cebol Berusia 110 Tahun




Orang yang berumur panjang hingga lebih dari 100 tahun, cukup banyak di Indonesia. Namun kakek di Kabupaten Cianjur ini cukup unik. Selain berusia lanjut, dia bertubuh mini. Iip Jumsari warga Kampung Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, yang usianya diperkirakan 110 tahun hanya memiliki tinggi badan sekitar 97 cm. Keberadaannya pun kerap menjadi perhatian warga sekitar. Tingginya tak lebih dari anak berusia kisaran 5-7 tahun. Jari-jari tangan dan kakinya pun mirip bocah ingusan. Iip terlahir di Kampung Cianteun Limbangan, Kabupaten Garut. Dia anak ketiga dari empat bersaudara. Iip hijrah ke Cianjur sekitar tahun 1965 dan menumpang di rumah Edi Junaedi 80 tahun, keponakannya di Cianjur hingga saat ini.

Entri Populer

Pengikut

pencarian