Blogger Widgets

31 Oktober, 2011

APLIKASI LIKE BOMB FACEBOOK


buat qm yg make PC ol FB gak ada salahx nyoba aplikasi like bomb FB cuma ini utk pengguna mozilla doang yg saia kasih tau..
1. qm hrs instal add-on Greasemonkey, neh alamat webx >> https://addons.mozilla.org/en-US/firefox/addon/greasemonkey/%20 <<
2. kl sdh d'add ke mozilla, slnjutx qm tgl instal script app like bombx saja >> http://userscripts.org/scripts/show/82659 << tombol instalx dpojok kanan atas
3. refresh FB qm kl smua dah selesai n bisa qm lht d'deretan bawah foto profil ada icon like bombx..
moga bermanfaat,,trims

CINTA & JODOH


Hai semua yang saat ini sedang membaca postingan blog saya. Di siang hari ini yang saya lihat mendung tapi juga sejuk, saya tiba-tiba terpikir untuk menulis sebuah postingan mengenai cinta. Cinta di sini mungkin saya fokuskan pada jodoh. Wah, jodoh? Saya paham dan saya cukup bisa mengerti bahwa saya rasa masih terlalu dini untuk membagi sedikit apa yang saya pikirkan tentang cinta terutama jodoh. Tapi, saya bukan anak kecil yang masih suka makan manisan atau makan gulali lagi, kan? Maka, saya rasa saya juga boleh untuk mengeluarkan apa yang saya pikirkan siang ini walaupun saya pikir kayanya apaan sih mikirin jodoh di umur yang masih 20 tahun ini hahaha. Ya, baiklah langsung kita lanjut aja ya.

Yang saya ingin utarakan di sini apakah dari sekian orang pembaca yang membaca postingan saya ini juga pernah tiba-tiba kepikiran siapa yah jodoh saya nanti? Saya rasa sih iya. Normal. Kalau tidak mikirin, baru deh aneh. Memang mau jomblo seumur hidup? Naudzubillahimindzalik. Nah, yang jadi bunga ide saya untuk menulis ini adalah sosok jodoh saya nanti. Siapa dia? Ya, manakutahu…

Pembaca sekalian coba deh lihat sekitar, sering kan lihat pasangan suami istri di tempat umum, misalnya mall, supermarket, atau restaurant, bahkan di warteg. Pastilah wong mereka manusia. Masa tidak pernah lihat. Tapi, pernah tidak pembaca memerhatikan satu sama lainnya, misalnya istrinya gendut tapi suaminya ganteng, atau suaminya biasa aja mukanya tidak jelek-jelek banget dan juga tidak cakep-cakep banget tapi istrinya cantik banget? Atau, liat pasangan suami istri yang keduanya wajahnya oke punya, atau sebaliknya dua-duanya mukanya galak? Pasti pernah. Nah, kata orang tua atau para sesepuh kita kan “jodoh itu mukanya biasanya mirip”. Jeeenggg jeeenggg…mirip? Apa iya ya? Hmm..jujur sih ya kalau dibilang mirip bapak ibu saya mirip loh. Malah seperti kakak beradik. Terus, ada juga saya pernah lihat sepasang suami istrinya yang paras mukanya juga mirip. Untuk hal ini apakah pembaca percaya? Wallahu allam.

Yang selanjutnya, pernah tidak kepikiran kalau pembaca sudah pacaran lamaaaaaaaaaa banget sampai sudah tahu deh jelek-jeleknya kekasih pembaca, mulai dari ingusnya, bau kentutnya, kukunya yang jorok, suara sendawanya yang nyebarin bau bakso, bulu hidung anti tsunami ala pacar pembaca, atau sekalian bau keringatnya kekasih pembaca? Itu saking lamanya pembaca berpacaran atau menjalin kasih. Ahahaha bahasanya. Baiklah, pernah tidak? Jangan malu-malu, akui saja! Saya juga tidak akan bilang-bilang. Nah, yang jadi fokus di sini apakah pembaca pernah kepikiran kalau nikahnya ternyataaaa…bukan sama kekasih pembaca itu? Ngenes banget tidak sih kalau dibayangin? Tapi, ternyata yang jadi istri pembaca atau jadi suaminya pembaca postingan saya ini ternyata eh ternyata adalah orang yang pembaca pernah ledekin di jalan, “ih cewe gendut amat”, “ih tuh cowok ga ada kerennya sama sekali deh”, “woy lo punya mata ga sih? Liat-liat kek kalo nyebrang. Ancur nih mobil gue…”, atau.. “Misi mas, saya mau turun..”, “mba kosong nggak bangku sebelahnya..” nahloh! Bagaimana tuh? Pernah tidak kepikiran hal seperti ini?

Alhasil, dari sekian kalimat di atas yang saya tulis, saya hanya ingin berbagi rasa *tsaaah gaya lo ah dhin!. Lebih tepatnya berbagi pikiran kepada pembaca sekalian. Jika hari ini saya, pembaca, Anda, kamu, siapa pun yang sedang membaca postingan saya ini dengan ekspresi muka apapun, dengan gaya duduk apapun, dengan gaya rambut apapun, de el el… JODOH SUDAH DITETAPKAN ALLAH SEJAK KITA BELUM LAHIR KE DUNIA INI. Jadi, yang saya ingin bagi di sini adalah bila kemarin pembaca baru saja putus dengan pacar yang sudah 20 tahun lamanya berhubungan (buset, itu pacaran lebai amat deh dari pas masa kandungan), atau yang hari ini baru jadian, atau yang hari ini mulai pedekate sambil karate di atas genteng pak erte sambil makan sate, atau yang hari ini berprinsip bahwa “kamu masih yang terbaik untuk saya sampai hari ini”, atau yang besok mau ketemuan sama calon kekasih hati, bersikaplah biasa saja. Maksudnya?

Maksudnya adalah pemirsa…*apaan sih lo dhin… Maksudnya saya, pembaca sekalian tidak perlu muluk-muluk harus cinta mati atau sayang kebangetan dengan orang yang sedang jadi kekasih kita atau jadi mantan terbaik kita atau jadi ttm sejati kita atauuuu terserah deh apa namanya yah. Yang pasti, di dunia ini kita hidup dengan pilihan kita dan pilihan Tuhan. Nah, jodoh itu termasuk pilihan Tuhan. Bukan berarti kita santai kaya di pantai loh dalam pencarian jodoh, bukan. Tapi, setiap kita menjalani hubungan dengan siapa pun orangnya ya kita lakukan sebaik mungkin, dan kalau tiba-tiba ternyata kita putus di tengah jalan dengan alasan apapun kita harus ikhlaskan itu. Karena, yang kita katanya kita cinta mati itu bukan manusia tapi Tuhan. Jadi, meski pembaca sudah dua tahun,empat tahun,sekian tahun lamanya berpacaran dengan si itu, si ini, si ono, si ente, si ane, lah? Tidak perlu pembaca bersedih hati seolah dunia hancur tanpanya. Toh yang kasih makan pembaca kan Tuhan bukan pacar pembaca, ya kan? Dan saya bilang seperti ini bukan berarti saya tidak berperasaan loh. Tapi, saya hanya ingin berbagi bahwa kita harus berpikir nyata. Kalau ternyata hari ini dia masih pacar kita, bersyukur, tapi kalau ternyata besok kita nikahnya bukan sama orang itu, berarti kita dan dia itu hanya ditakdirkan jadi sepasang teman baik. Atau sepasang musuh. Ya kan?

Lalu, jika ternyata pembaca nikah dengan orang yang baru dikenal di angkot atau di ruang tunggu pasien, sedangkan pembaca sudah bertahun-tahun pacaran dengan seseorang? Nah itu tadi. Jodoh. Jodoh itu sudah ada. Kalau nyatanya pembaca menikah dengan si wanita yang pembaca temui di angkot itu, apakah pembaca menyesal sudah jatuh cinta dengannya sampai rela datang ke rumah orangtua si wanita itu demi ingin menikahinya dan hidup bersamanya? Tidak mungkin kan pembaca menyesal atas feel so good dari Tuhan pas pembaca melihat wanita itu?

Jadi, di akhir tulisan ini saya hanya ingin menyampaikan sedower apapun kita, selebat apa bulu hidung kita, setebal apa jenggot kita, segendut apa badan kita, secantik apa muka kita, sekeren apa kita, se-wah apa aksesori kita, yang bikin hati kekasih kita kebat-kebit kesambar gledek sampai rela ga tidur seharian demi inget-inget muka kekasih kita, tetap JODOH sudah ditentukan. Dan, tidak ada yang bisa mengubah ketentuan ALLAH atas itu. Kalau dia ternyata tidak nikah dengan kita, yasudah ikhlas masih banyak peluang di sana sini, kalau dia ternyata nikah sama orang lain, santai aja tuh muka digantengin lagi aja, kalau ternyata kita nikah sama cewe gendut, alhamdulilah kan lucu bisa dicubitin tiap hari, kalau kita nikahnya sama cewe tapi kumisan *ini saya bahahahaha* biarin aja berarti ada lawan untuk lebat-lebatan kumis yeeeh. Yah, intinya siapa pun yang nantinya jadi jodoh kita berarti itu yang sudah dipilihkan oleh Tuhan untuk kita. Soal muka mirip relative yah..kalau hidup sama-sama barengan terus tuh muka juga jadi mirip. Yang penting kita selalu sadar bahwa Allah itu selalu nemenin kita dalam keadaan apa pun. Jadi, kita ga perlulah berlebihan sakit hati dengan mantan kita, dengan ttm sejati kita kalau ternyata kita ga jadi sama dia. Toh, Allah sudah punya hadiah yang lebih baik untuk kita nanti selama kita berdoa. Amin..

Sekian, semoga bermanfaat dan jangan jadikan tulisan ini sebagai motivasi untuk pembaca jadi galau lagi. Please jangan! hahaha

04 September, 2011

CINTA KASIH UNTUK WANITA KARENA IMANNYA (Mulyadi Al Zahrie)

Calon istri yang baik tentunya sudah mempersiapkan sedini mungkin (tidak tergesa untuk menikah, sebelum belajar dan mengetahui hak-hak kewajibannya) yakni sudah memiliki pengetahuan tentang tugas-tugas yang sudah menjadi tanggung jawab dalam mengarungi mahligai rumah tangga. Istri ideal sudah siap memainkan berbagai macam peran. Kadang sebagai kekasih setia yang menjadi penghibur ketika keadaan jenuh dan membutuhkan hiburan. Kadang pula menjadi sahabat sejati yang senantiasa membantu kegiatan-kegiatan dengan memberikan ide-ide. Kadang pula ia bersikap menjadi seorang ibu jika suami ingin dimanja dan disayang dan perhatian seperti halnya anak butuh kasih sayang dan perhatian dari seorang ibu. Disamping itu pula ia bisa memerankan keahliannya dalam mendidik yang baik ketika keadaan lalai dan butuh bimbingan. Selain itu istri ideal senantiasa istiqomah dalam menjalani syariat agama, berusaha menerapkan ilmunya yang telah dimiliki dan sekaligus senantiasa selalu menuntut ilmu. Dan juga ia mengerti dalam masalah urusan rumah tangga dengan setatus sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. Mendengarkan nasihat suami dengan penuh pengertian, sabar ridak mudah marah dan tersinggung, tidak membantah jika nasihat ibu baik, jika nasihat tersebut tidak baik ia menolaknya dengan cara halus dan baik juga. Ia selalau bermuka manis dan ceria (tidak merengut), jujur, setia,serta selalu terbuka (komunikasi). Tugas-tugas yang menjadi tanggung jawabnya ia selalu diniatkan ibadah. Istri ideal tentunya mempunyai prisnsip-prinsip yang ditekuninya terhadap kebaikan suami, serta tulus dari kemurnian hati yaitu kesetiaan serta mengakui adanya jasa-jasa terhadap dirinya. serta memaklumi kekuurangan yang ada pada diri suami. Hal ini akan akan membawa dampak dalam mengarungi rumah tangga. Perlu diakui yang namanya mejalani hidup rumah tangga pasti kita jumpai yang namanya kesulitan demi kesulitan (permasalahan), yang dulunya kaya tiba-tiba jatuh miskin, sebelumya sehat, tiba-tiba jatuh sakit dan lain sebagainya.Ketika mengalami perubahan seperti itulah akan terungkap kestiaan istri yang sebenarnya. Jika istri soleha tentunya ia akan setia mendampinginya dan memahami dengan keadaan yang terjadi. Ia selalu ingat kebaikan suami serta menutupi kekurangan yang sedang terjadi. Baginya ia tidak ada rasa kecewa tetap setia dalam keadaan bagaimanapun. Kesetiaan istri ideal dapat mengarungi kesedihan yang dihadapi dan menjadi penghibur sekaligus bisa menghapus kegundahan hati. Kesetiaan dapat merubah neraka menjadi surga, duri menjadi menjadi mawar,pahit menjadi manis, sempit menjadi luas, merengut menjadi tersenyum, sakit menjadi berubah menjadi tempat istirahat yang menyenangkan, musibah menjadi kepasrahan dan kesabaran, waktu kosong menjadi tempat berkholwat kepada Allah. Ternyata kesetiaan istri ideal telah mampu merubah rumah tangga yang harmonis menjadi kokoh dan kuat. Maka dari itu islam menganjurkan kepada suami istri untuk berusaha saling pengertian dan berusaha bagaimana caranya mewujudkan. Sebagaimana Allah berfirman. Artinya: janganlah kalian melupakan kebaikan diantara kalian. Kesetiaan istri ideal adalah termasuk sebagian dari iman. Jadi istri yang tidak setia berarti imannya tidak sempurna. Hanya istri ideal (salehah) yang memiliki keimanan sempurna. islam telah menjanjikan terhadap kebaikan dan kesetiaan istri terhadap suami pahala yang amat besar. Begitu pula ia sukar membantu kepemimpinan suami dalam menjalani ketaatan. Sebab kaum laki-laki adalah pemimpim dalam rumah tangga, hingga Allah membarikan kelebihan fisik, jiwa, akal. Istri yang mendambakan kebahagiaan dalam rumah tangga tidak pantaslah menolak perintah suami dan tidak mau melayani kebutuhannya. selama perintah itu tidak menyimpang syariat. Apabila perintah itu bertentangan maka berpandai-pandailah memberi alasan dan jawaban yang tepat. juga hendaklah berhati-hati kekurangan yang ada pada diri suami tidak dijadikan alasan untuk tidak patuh terhadap perintah yang diberikan. Rasulullah telah memberi petunjuk dalam menggauli, berbicara, serta memanggil namanya,kemesraan, kemanjaan, kasih sayang,berwajah manis, adalah bagian dari keharmonisan dalam rumah tangga. Untuk itu para istri atau calon sekaligus hendaknya senantiasa mampu mawas diri merenung serta banyak berlatih, sehingga sifat-sifat tersebut menjadi kebiasaan setiap hari, kehangatan, kelembutan, kasih sayang, dan saling mencintai akan mejadi hiasan yang sangat indah ditengah menjalani hidup berkeluarga. Bunga mawa (cinta kasih) telah tertabur didunia. Kini tinggal pada saatnya menunggu kebahagiaan kelak diakhirat nanti,abadi selamanya. Istri ideal tentunya akan berusaha dan berupaya bagaimana suami tetap ridlo, sehingga ia berhak mendapatkan gelar ahli surga. Pujian Rasulullah terhadap istri ideal adalah seindah-indahnya perhiasan dunia, sebaik-baik simpanan suami dan penghuni surga ditengah-tengah keluarga. Oleh karena itulah para istri hendaknya berhias diri dengan ahklakul karimah, senang berbuat kebajikan. Hal demikian bisa berjalan apabila mengikuti jejak Rasulullah dan para-para istrinya. Tentunya demikian itu akan membawa kesejukan, kebahagiaan dunia serta kenikmatan akhirat yang telah didamba-dambakan oleh setiap insan beriman. Istri ideal ialah seseorang yang gemar berdzikir (mengingat Allah) dan seseorang yang selalu berusaha menyucikan diri, yaitu orang-orang yang mendirikan shalat dan tidak lupa memberikan sedekah kepada fakir dan miskin. Inilah istri yang bersih, karena ia tahu dan mengerti bahwa itu adalah ibadah. Apabila istri bersih dan keluarga juga suci dan mereka berzikir, niscaya keluarga tersebut adalah keluarga yang tidak dimasuki oleh setan, bahkan selalu dikunjungi malaikat yang mulia, yang selalu bertasbih. Ketenangan dan kenyamanan dalam rumah tangga kaum muslimin merupakan tanda keimanan yang kuat dan merupakan simbol kemantapan. Sedangkan kegaduhan, mencela, dan saling mencaci antara suami dan istri adalah sesuatu yang tertolak dalam Islam. Setiap kali rumah terasa tenang, jiwa pun akan merasa nyaman. "Dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih sayang." (QS Ar-Ruum [30]:21) disamping itu pula istri ideal, jika ia memiliki waktu senggang, akan terlihat elok (anggun) ia menyempatkan diri untuk membantu suaminya. Ia mencari cara agar suami bisa bekerja dengan merasakan ketenangan dan tanpa ada rasa gelisah dalam dirinya. Dengan demikian, rumah tersebut seperti satu jasad yang saling membantu, saling cinta, dan saling memperkokoh, dengan dikendalikan oleh suasana cinta dan kasih sayang. Inilah metode Islam dalam membangun rumah-rumah kaum muslimin yang mengajak supaya benar-benar menolong suami serta ada penghormatan. Namun wanita bukanlah mahkluk yang tidak mengenal istirahat (wanita juga manusia). Oleh sebab itu, suami harus tahu diri agar membantunya dalam semua urusan rumah tangga atau urusan-urusan yang penting. Contohlah Rasulullah saw sebagaimana diceritakan oleh Aisyah, “Beliau selalu membantu keluarganya." Kisah dibawah ini adalah salah satu contoh wanita atau istri yang baik sekaligus calon penghuni surga. Pada suatu hari itu Ali bin Abi Thalib pulang lebih awal menjelang asar. Fatimah binti Rasulullah menyambut kedatangan suaminya yang sehari suntuk mencari rezeki dengan sukacita. Siapa tahu Ali membawa wang lebih banyak kerana keperluan di rumah makin besar. Sesudah melepas lelah, Ali berkata kepada Fatimah. "Maaf sayangku, kali ini aku tidak membawa wang sesenpun." Fatimah menyahut sambil tersenyum, "Memang yang mengatur rezeki tidak duduk di pasar, bukan? Yang memiliki kuasa itu adalah Allah Ta'ala." "Terima kasih," jawab Ali. Matanya memberat lantaran isterinya begitu tawakkal. Padahal keperluan dapur sudah habis sama sekali. Pun begitu Fatimah tidak menunjukan sikap kecewa atau sedih. Ali lalu berangkat ke masjid untuk menjalankan sholat berjamaah. Sepulang dari sembahyang, di jalan ia dihentikan oleh seorang tua. "Maaf anak muda, betulkah engkau Ali anaknya Abu Thalib?" Ali menjawab dengan hairan. "Ya betul. Ada apa, Tuan?". Orang tua itu mencari kedalam begnya sesuatu seraya berkata: "Dahulu ayahmu pernah kusuruh menyamak kulit. Aku belum sempat membayar upahnya, ayahmu sudah meninggal. Jadi, terimalah wang ini, sebab engkaulah ahli warisnya." Dengan gembira Ali mengambil haknya dari orang itu sebanyak 30 dinar. Tentu saja Fatimah sangat gembira memperoleh rezeki yang tidak di sangka-sangka ketika Ali menceritakan kejadian itu. Dan ia menyuruh membelanjakannya semua agar tidak pusing-pusing lagi merisaukan keperluan sehari-hari. Ali pun bergegas berangkat ke pasar. Sebelum masuk ke dalam pasar, ia melihat seorang fakir menadahkan tangan, "Siapakah yang mahu menghutangkan hartanya kerana Allah, bersedekahlah kepada saya, seorang musafir yang kehabisan bekal di perjalanan." Tanpa berfikir panjang, Ali memberikan seluruh wangnya kepada orang itu. Pada waktu ia pulang dan Fatimah kehairanan melihat suaminya tidak membawa apa-apa, Ali menerangkan peristiwa yang baru saja dialaminya. Fatimah, masih dalam senyum, berkata, "Keputusan kanda adalah yang juga akan saya lakukan seandainya saya yang mengalaminya. Lebih baik kita menghutangkan harta kerana Allah daripada bersifat bakhil yang di murkai-Nya, dan yang menutup pintu syurga untuk kita.".[

TAUBATKU YA ALLAH

Bismillahirahmanirahim, segala puji bagi Allah yang Maha Tahu apa di depan kita dan Maha Tahu apa di belakang kita. Dialah Tuhan yang Maha Mengurus setiap sesuatu dalam Alam Semesta ini. Yang Maha mengurus kehidupan kuman2 di dalam perut bumi dan Maha Mengurus perjalanan planet2 dan bintang2. Tiadalah sesuatu apa pun berlaku di dunia ini secara kebetulan, tahulah segalanya ditentu olehNYA yang Maha Menetap segala yang terjadi.

12 Agustus, 2011

mahasiswa anti represif


Samarinda, Senin (13/12/2010). Sekitar pada pukul 16.00 wita, bertempat di depan Mako Polresta Samarinda sejumlah Mahasiswa sebanyak 30 orang, yang menamakan dirinya GEMPAR (Gerakan Mahasiswa Anti Represif) dengan koordinator Sdr. Andis, Hermanto, Agner dan Aras, melakukan aksi unjuk rasa damai dengan tuntutan menanyakan tentang penanganan kasus pemukulan pada aksi unjuk rasa yang terjadi di depan Kampus Universitas 17 Agustus (UNTAG) pada tanggal 09 Desemeber 2010 silam. Setelah menyampaikan orasinya kemudian dilanjutkan pertemuan di ruang data Bagops Polresta Samarinda dan dalam pertemuan tersebut diterima oleh Kasat Binmas Kompol Ruskan, SH dan Kasat Intelkam Kompol Sutrisno, SH, Sik. Dalam pertemuan tersebut disepakati agar pihak dari Mahasiswa melaporkan dengan resmi apabila ada pihak yang melakukan pemukulan.

09 Juni, 2011

IKATAN ALUMNI JAMBORE SIAGA KARYA INDONESIA


Sebanyak 3.000 kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dari berbagai penjuru Indonesia mengikuti pendidikan dan pelatihan Siaga Karya di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Acara ini digelar selama dua pekan mulai 24 mei 2011 hingga 5 Juni 2011.

Ketua Pimpinan Pusat AMPG Yorrys Raweyai mengatakan, diklat ini sengaja diadakan untuk mencari solusi persoalan kebangsaan dan keindonesiaan saat ini yang dirasakan masyarakat terutama para pemuda.

Menurut Yorrys, angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tinggi, minimnya lapangan kerja, serta maraknya bencana alam telah berimbas kepada kualitas kehidupan masyarakat yang terus menurun. Selain itu, fenomena tersebut juga telah mendegradasi sendi-sendi kehidupan, kebangsaan dan keindonesiaan yang selama ini terbangun.

�Ironisnya, generasi muda merupakan pihak utama yang menanggung akibat dari kondisi ini. Mereka adalah subjek sekaligus objek degradasi dan demoralisasi yang saat ini berlangsung di hadapan mata kita,� tegas Yorry, Rabu (25/5/2011).

Menurutnya, para peserta diklat nantinya akan memperoleh pendidikan dan pelatihan tentang bela negara, teknik penanggulangan bencana, teknik komunikasi, solidaritas sosial, serta keterampilan sosial dan organisasi. Dia yakin, kurikulum tersebut akan berfungsi untuk membangun kesadaran ideologis sebagai anak bangsa.

�Tujuannya adalah menciptakan generasi muda yang siap dan siaga, peka dan sadar akan jati diri bangsa, mandiri dan terampil, serta menjadi pioneer dan pelopor penggerak aksi-aksi positif bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, Slogan Pelatihan dan Pendidikan ini adalah Pemuda Indonesia Indonesia yang Tanggap, Tangkas dan Tangguh.

Diklat ini nantinya akan melibatkan sejumlah institusi negara seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan SAR Nasional, Kementerian Kehutanan, dan Palang Merah Indonesia. Selain itu, beberapa materi akan dibawakan oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI Agus Suhartono, dan Kapolri Timur Pradopo.

�Diklat ini cukup mendapatkan momentum historis, karena mengiringi momentum Kebangkitan Nasional 20 Mei dan Kelahiran Pancasila 1 Juni 2011, dan pada akhirnya akan ditutup dengan penenaman pohon pada hari Lingkungan Hidup 5 Juni 2011 mendatang,� pungkasnya.

15 Maret, 2011

GUBUK KANG CHIMONG: Ledakan Bom Di Jaringan Islam Liberal

GUBUK KANG CHIMONG: Ledakan Bom Di Jaringan Islam Liberal: "indonesia dikejutkan lagi dengan ledakan bom, tapi kali ini bukan terjadi di kantor instansi pemerintahan atau di hotel - hotel seperti yang..."

Ledakan Bom Di Jaringan Islam Liberal

indonesia dikejutkan lagi dengan ledakan bom, tapi kali ini bukan terjadi di kantor instansi pemerintahan atau di hotel - hotel seperti yang sering terjadi akhir-akhir ini, kali ini indonesia di kejutkan dengan meledaknya bom yg sengaja di tujukan ke kantor Jaringan Islam Liberal,sebuah paket buku yang ditujukan kepada pendiri dan tokoh jaringan islam liberal Ulil Abshar Abdalla yang ternyata adalah adalah bom.

Paket yang berisi buku tersebut diterima oleh sekretaris Institut Studi Arus Informasi (ISAI) Ade Juniarti pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB.dalam paket tersebut terdapat sepucuk surat.
Berikut ini adalah isi surat tersebut

Kepada: Ulil Absar Abdhala

Perihal: Permohonan memberikan kata pengantar buku dan interview

Lampiran: 1 (satu) bundel buku

Bersama dengan ini saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Drs. Sulaiman Azhar, Lc

Alamat: Jl Bahagia Gg Panser No 29 Ciomas Bogor Telp 0813 3222 0579

Pekerjaan: Penulis

Sedang dalam proses penyelesaian penulisan buku yang urgensinya sangat erat dengan peran aktif bapak, dalam lembaga yang bapak pimpin. Penulis bermaksud mengajukan permohonan sudi kiranya memberikan kata pengantar dalam buku saya.

Judul buku: Mereka harus di bunuh karena dosa-dosa mereka terhadap Islam dan Kaum Muslimin

Tema: Deretan nama dan dosa-dosa tokoh Indonesia yang pantas di bunuh/

Jumlah: 412 Halaman


Saat melihat paket tersebut, timbul kecurigaan Ade karena terlihat ada lilitan kabel di paket tersebut. Khawatir terjadi hal yang membahayakan, Ade segera menghubungi pihak kepolisian.

bom tersebut meledak saat paket tersebut diperiksa oleh angota polisi dan mengakibatkan 4 orang anggota polisi luka-luka dan satu orang tangannya putus karena ledakan, apa motif dari kasus ini masih belum bisa di ketahui tetapi ada yang menganggap bahwa ini adalah bentuk dari ketidak setujuannya umat islam dengan adanya jaringan yang menganut paham liberalisme, ulil tokoh dari jaringan islam liberal (JIL)adalah orang yang menganut paham liberalisme yg cukup kuat dan menganggap islam pada saat sekarang ini telah banyak penafsiran -penafsiran yang salah di dalamnya

contoh dari orang orang yang menganut paham islam liberalisme dapat anda lihat di sini http://www.youtube.com/watch?v=5lizJRwnDPQ

03 Maret, 2011

Mahasiswa membantah Dosen


pada tahun 80han seorang dosen berkata pada mahasiswanya yang bernama Dodi "banyak terjadi kesalahan pada birokrasi di negara kita dan mahasiswa seperti kamulah Dodi yang kelak akan membawa arah bangsa ini menuju ke jalan yg lebih baik". lalu setelah Dodi lulus pada tahun 90han dan memiliki gelar Master dan memilih profesi sebagai dosen pengajar di sebuah universitas mengatakan hal yang sama kepada para mahasiswanya yang kebetulan juga bernama sama dengannya "budaya KKN di negri kita memang sangat memprihatinkan, maka mahasiswa seperti kamulah dod' yang kelak akan membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik lagi". lalu Dodi si mahasiswa diam dan menghadap ke langit2 ruang kelasnya, lalu dosen itu bertanya padanya " ada apa Dodi? bapak sedang berbicara dengan kamu tolong di dengarkan" lalu dodi menghadap dosennya yg bernama sama dengannya, lalu iya berkata "saya sedang berfikir pak, dulu bapak saat masih kuliah di di berikan dosen sebuah pesan bahwa bapak harus bisa membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik, lalu setelah itu bapak mengatakan itu kepada saya, saya bingung pak" lalu si dosen dengan wajah heran bertanya "loh,, kamu bingung kenapa?" dodi berkata:"saya bingung apakah kelak saya harus mengatakan hal yang sama kepada anak-anak saya, lalu anak2 saya mengatakan hal yang sama pada anak-anak mereka, pada akhinya siapa pak yg benar2 akan membawa negara ini ke arah yang lebih baik," dosen bapak dulu, bapak, saya, anak-anak saya, ataukah cucu cucu saya"????? yang negara ini butuhkan bukan kata kata seperti (kalianlah yang kelak akan) karena kata2 itu bagi saya pak tidak lebih dari pada sekedar membiarkan kehancuran bangsa.!!!
yang negara ini butuhkan adalah kata-kata seperti (sayalah yang akan) atau (kamilah yang akan) karena dengan demikian akan lebih jelas kapan perubahan untuk bangsa dan negara itu memang harus di lakukan...
menunggu harus ada berapa banyak Dodi lagi yang terlahir di dunia ini. jika kata2 itu di terus menerus di wariskan tidak akan dapat membawa bangsa kita menuju lebih baik dari sebelumnya"



Dengan munculnya AWAS (ALIANSI MAHASISWA ANTI KORUPSI) maka kita lah yang akan melakukan perubahan, bukan hanya sekedar membicarakan tentang perubahan, karena awas tidak membutuhkan orang-orang yang banyak bicara tentang sesuatu, tetapi membutuhkan orang yang benar-benar melakukan sesuatu...

Entri Populer

Pengikut

pencarian